Tata Cara Makan di Jepang yang Harus Kamu Ketahui

tata cara makan di jepang

Tidak habis-habis mengulas tentang negara Jepang. Seperti yang telah kamu ketahui negara Jepang sangat terkenal dengan berbagai terobosan teknologi canggih, selain itu negara yang terletak di Benua Asia ini ternyata memiliki budaya atau culture yang sangat kental. Salah satunya adalah budaya Table Mannernya.

Tidak hanya sopan santun dan habbitual saja yang ditanam dari usia dini, sejatinya tata cara makan pun ditanam dari sejak kecil. Hingga sekarang pun, budaya ini masih kental lho, untuk masyarakat Jepang pun budayanya tidak dianggap sebuah wancana saja. Mereka benar-benar mencintai budaya dan segala yang berhubungan dengan negaranya. Tidak seperti di Indonesia dimana budaya lama dianggap sangat kolot.

Tata cara makan di Jepang yang harus kamu ketahui:

1. Sikap duduk ketika makan

Sikap duduk ketika makan

Sikap duduk ketika makan

Sekarang di Jepang sudah terdapat banyak restoran yang cara penyajian ala Barat. Namun, untuk beberapa acara resmi, mereka tetap menjaga tradisi saat makan.

Meja besar sudah umum untuk dijadikan tempat makan bersama, terlebih meja yang digunakan memiliki ukuran yang lebih tinggi.

Orang disana biasanya akan makan dengan sikap duduk melipatkan kaki, biasanya disebut Seiza. Bila kamu perhatikan, dibawah kaki tersebut disediakan bantalan tipis untuk menahan tulang bergesekan dengan lantai. Selain itu, lantainya pun dilapisi alas jerami yang biasa disebut tatami. Jadi ga usah takut kesemutan, semua penyebab kesemutan sudah diminimalisir.

Baca juga : Festival Kebudayaan Musim Semi di Jepang yang Sangat Populer

2. Oshibori

Oshibori

Oshibori

Oshibori atau handuk untuk membersihkan tangan, disediakan sebelum kita menyantap makanan.

Etikanya, oshibori hanya digunakan untuk tangan. Dan tidak baik bila kamu menggunakan Oshibori untuk membersihkan anggota badan lainnya. Setelah oshibori digunakan, kamu harus lipatkan kembali dan simpan ditempat semula.

Baca juga : Budaya Masyarakat Jepang yang Patut Ditiru

 

 

3. Mengucapkan kalimat Itadakimasu

mengucapkan Itadakimasu

mengucapkan Itadakimasu

Seperti berlebihan, namun hal ini sudah menjadi tradisi orang-orang Jepang sebelum menyantap makanan, mereka akan mengucapkan itadakimasu yang artinya selamat makan.

Tapi tunggu dulu, jangan langsung makan. Sebelum menyantap makanan, masyarakat Jepang biasanya akan memuji makanan yang telah disediakan oleh tuan rumah sebagai ungkapan terima kasih.

Karena memang, makanan yang disajikan akan dikemas sedemikian rupa agar terlihat cantik, inilah uniknya makanan Jepang. Liat saja, makanan yang disediakan di supermarket aja dikemas sangat indah.

Disana, keindahan dalam penyajian makanan menjadi salah satu kewajiban agar orang yang melihatnya akan terasa tertarik untuk segera menyantapnya.

Namun ketika kamu sedang makan, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan juga. Contohnya jangan membicarakan hal-hal jorok seperti tentang toilet, jangan bersendawa, dan jangan memainkan sumpit.

Setelah selesai makan, etikanya orang Jepang akan mengatakan Gochisosama sebagai tanda terima kasih pada orang yang menyediakan makanan.

4. Chawan

chawan

chawan

Di Jepang chawan digunakan sebagai tempat untuk nasi atau sup. Rata-rata nasi disana disajikan dengan cara dikepal-kepal dan dilapisi rumput laut yang kita kenal dengan sebutan onigiri. Hal ini sudah menjadi lumrah walau pembuatannya agak sedikit ribet.

Namun untuk nasi yang tidak dibentuk onigiri, kamu bisa menggunakan chawan untuk tempat nasinya.

Selain itu, penggunaan chawan pun diharuskan menggunakan tangan kiri dan sumpit dipegang dengan tangan kanan. Lalu bagaimana dengan orang yang kidal?

Di Indonesia sendiri, orang kidal dipaksakan memakan dengan menggunakan tangan kanan, ternyata masalah ini sempat terjadi di Jepang hingga adanya restorasi Meiji, ketika budaya barat masuk ke Jepang, orang kidal bisa dengan leluasa memilih tangan mana untuk memegang sumpit.

Setelah selesai makan, kamu bisa mengembalikan chawan ditempat semula.

Artikel Recomended : 9 Tarian Adat Bali yang Paling Populer

5. Ohashi

menggunakan sumpit

menggunakan sumpit

Ohashi atau penggunaan sumpit. Cara menggunakan sumpit juga harus diperhatikan karena bila salah akan membuat orang disekitarnya sensitif.

Tidak ada salahnya anda belajar dulu menggunakan sumpit dan terapkan dikehidupan sehari-hari.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah ketika kamu mulai makan, jangan mulai memegang sumpit terlebih dahulu. Kamu harus memulai memegang chawan, setelah chawan ditempatkan dimeja atau dipegang oleh tangan kiri, kamu bisa mulai mengambil sumpit.

Setelah makanan habis, sumpit bisa diletakan disamping chawan seperti semula.

6. Kanpai

kanpai

kanpai

Kanpai atau bersulang digunakan dibudaya Jepang, namun sangat tidak lazim bila seseorang menyeduhkan minuman ke gelasnya sendiri, hal ini dianggap kurang sopan.

Bila kamu ingin menuangkan minuman, kamu harus pegang botol tersebut dengan kedua tangan kamu lalu tuangkan, dimulai pada orang yang lebih tua dulu, kemudian orang-orang sekitarnya, dan yang terakhir untuk diri sendiri.

Bagi kamu yang kebagian dituangkan minuman, kamu harus memegang air tersebut dengan kedua tangan sebagai tanda terima kasih.

Namun bila kamu ingin dituangkan minuman, kamu bisa mengangkat gelas dengan kedua tangan kamu sambil memintanya. Setelah semua orang sudah terisi minuman, barulah “Kanpaiiii”

Share Yuk :

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *