Pengertian Seni Rupa dan Unsur-unsurnya

seni rupa

Pengertian seni rupa tentunya harus diketahui terlebih dahulu, sebelum kamu terjun ke dunia seni. Seni rupa termasuk salah satu bagian dari kesenian yang bertujuan untuk membentuk sebuah produk seni yang sesuai dengan apa yang ditangkap oleh indra penglihatan dan dipertegas dengan indra rabaan. Seni rupa terbentuk dari 2 kata yaitu seni dan rupa. Seni adalah suatu ungkapan atau ekspresi seseorang yang kemudian di wujudkan dalam sebuah produk seni seperti gerakan, bentuk atau rupa, rangkaian nada, rangkaian kata yang memiliki keindahan tertentu yang dapat dinikmati dan mempengaruhi orang lain. Sedangkan arti seni rupa adalah salah satu curahan dari ekspresi yang diwujudkan dalam rupa atau gambar gambar. Sebelum kamu mulai mempelajari pengertian seni rupa, sebaiknya kamu mempelajari unsur unsur dari seni rupa terlebih dahulu.

Unsur-Unsur Seni Rupa :

titik

titik

1. Titik

Siapa sih yang ngga bisa membuat titik? Titik adalah sebuah satuan unsur seni rupa yang terkecil. Setiap gambar atau wujud, merupakan hasil dari sebuah ekspresi yang dimulai dari penggambaran sebuah titik. Meski hanya sebuah titik tapi tidak ada karya seni rupa yang bisa dibangun jika tidak ada titik. Dan titik yang membesar selanjutnya biasa disebut dengan bintik. Tidak bisa dibayangkan bukan? Dari mulai dari titik bisa menjadi karya yang mahal? Seorang anak kecil pun sudah di beri cipta rasa seni, hanya saja kadarnya berbeda-beda.

2. Garis

Pada dasarnya garis adalah kumpulan titik yang memanjang, beraturan dan memiliki jarak

garis

garis

yang amat pendek. Sebuah garis memiliki beberapa sifat antara lain adalah pendek, panjang, lurus, bergelombang, vertikal, horizontal, tipis, tebal, miring, dan patah. Selain sifat sifat tersebut masih banyak lagi sifat yang dimiliki oleh garis.

Sebuah seni rupa memiliki sifat tertent, tergantung dari garis yang dibentuk di dalamnya. Misalnya kamu mau membuat sebuah bentuk dengan sifat kekar atau mungkin halus, tentunya bisa dibuat dengan memanfaatkan sifat dari garis itu sendiri.

3. Bidang

bidang

bidang

Selain garis, didalam seni rupa ada unsur bidang. Bidang yang ada di seni rupa dibatasi dengan bidang 2 dimensi. Bidang ini dibentuk oleh hubungan dari garis garis. Bidang dasar yang sering dimanfaatkan dalam seni rupa adalah bidang persegi, persegi panjang, segitiga, trapesium, lingkaran, lonjong, dan bentuk bentuk lainnya bahkan bentuk astrak. Namun dari segi bentuk, bidang terdiri dari bidang tak beraturan, geometris, bersudut, dan biomorfosis. Terbentuknya bidang dalam suatu seni rupa karena adanya pertemuan dari ujung garis dengan ujung garis yang dikombinasikan dengan warna.

4. Bentuk

bentuk

bentuk

Bentuk adalah ungkapan untuk menggambarkan sesuatu yang memiliki unsur nilai dan nampak oleh mata. Misalnya lemari, meja, bola dan masih banyak lagi. Bentuk ini disebut dengan bentuk plastis. Sebuah bentuk biasanya disertai dengan karakternya sendiri sendiri. Beberapa contoh karakteristik tersebut seperti bentuk kubus memberikan kesan statis, stabil dan juga formal. Jika persegi dibuat memanjang secara vertikal akan memberikan kesan megah dan juga agung. Selain itu bentuk lengkung. Bentuk lengkung dapat memberikan kesan yang tidak stabil dan selalu bergerak. Ada lagi bentuk segitiga yang memberikan kesan arah, tajam dan aktif.

5. Tekstur

tekstur

tekstur

Sesuai dengan namanya, tekstur adalah suatu permukaan benda. Bila disentuh bisa dinilai kasar atau halus, bila dilihat tidak bisa dibedakan. Namun ada pula tekstur semu, yang bila dilihat dan diraba memiliki kesan yang berbeda. Tekstur biasanya digunakan pada karya seni benda, salah satunya seni ukiran.

6. Warna

Siapa disini yang tidak tahu arti warna? Beruntunglah kamu, kalau kamu tidak memiliki keturunan buta warna. Menurut ilmu fisika warna terdiri dari 7 kategori yang biasa kamu sebut mejikuhibiniu. Namun dari berbagai gambar tersebut dapat dicampur hingga

menghasilkan warna tertentu.

warna

warna

Contohnya merah dicampur dengan putih maka menghasilkan warna pink. Adapun warna yang tidak bisa dicampur dengan warna lain. Menurut teori, warna dapat dibagi menjadi 5 bagian, yaitu :

  • Warna Primer, warna yang tidak bisa didapati dengan campuran warna lain contohnya : merah, biru dan kuning.
  • Warna Sekunder, hasil dari perpaduan warna primer
  • Warna Tersier, hasil campuran dari warna sekunder
  • Warna Analogus, warna yang berdekatan dengan warna lain
  • Warna Komplementer, yaitu warna yang kontras dan berseberangan.

7. Gelap Terang

gelap terang

gelap terang

Bisa kamu bayangkan lukisan Monalisa dengan lukisan Nobita? Pada umumnya, Nobita memang hanya sejenis kartun saja. Dan jelas terdapat banyak perbedaan diantara 2 jenis lukisan tersebut. Kesan gelap terang pada lukisan Monalisa membuat lukisan tersebut seperti hidup dan berkesan nyata. Inilah manfaat membumbui gelap dan terang didalam lukisan tersebut, gelap terang menunjukan perbedaan intensitas cahaya. Untuk kamu yang suka edit fhoto di Corel Draw, kamu juga harus memperhatikan hal ini agar photo kamu ngga terlihat editan.

8. Ruang

ruang

ruang

Ruang biasanya bisa dinikmati pada hasil karya 3 dimensi, dan bisa dinikmati langsung oleh penikmatnya. Sedangkan karya seni 2 dimensi, hanya bersifat maya, karena dibuat dari gambar yang datar, cembung, cekung, jauh, dekat, menjorok, dan lain-lain.

Oleh karena itu, ada beberapa cara yang membuat karya seni 2 dimensi mendapatkan kesan ruang dimulai dari penggunaan perspektif warna, ukuran, bidang, bayang-bayang, gelap terang, tekstur, dan bidang bertindih.

Share Yuk :

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *