Pengertian Budaya Menurut Para Ahli Dilengkapi Dengan Unsur-Unsurnya

wayang kulit

Apa Pengertian Budaya?

Kata ‘budaya’ sebenarnya berasal dari Bahasa Sanksekerta yaitu ‘budhayah’ (bentuk jamak dari kata ‘budhi’) yang berarti akal atau budi. Jadi, pengertian budaya bisa disimpulkan sebagai suatu cara hidup yang terus berkembang dan diakui oleh sekelompok masyarakat yang kemudian diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. Budaya sendiri tercipta dari banyak unsur yang kompleks. apa sajakah unsur budaya?  Banyak sekali, contohnya unsur politik, agama, bahasa, adat istiadat, arsitektur, pakaian, dan juga karya seni.

wayang kulit

wayang kulit

Bahasa menjadi unsur yang nggak bisa dipisahkan dari kehidupan kita lho, sebagian besar kita menganggap bahwa bahasa yang kita miliki adalah bagian dari warisan nenek moyang kita. Contohnya ketika kamu berusaha untuk dapat berkomunikasi dengan lawan bicara yang berbeda bahasa, setidaknya kamu harus menyesuaikan agar dapat berinteraksi baik dengan lawan bicara kamu. Caranya, sedikit demi sedikit kamu mempelajari dan memahami bahasa lawan bicara. Ini adalah bukti bahwa budaya dapat dipelajari oleh siapa saja.

Dari pengertian budaya di atas, budaya dapat diartikan sebagai hal yang berkaitan dengan cara hidup dan akal yang sifatnya dapat berkembang dan berubah tiap waktu. Sumber lain mengatakan bahwa budaya berasal dari gabungan dua kata yaitu ‘budi’ dan ‘daya’ yang jika digabungkan memiliki arti ‘daya dari budi’. Lantas, apakah budaya dan kebudayaan memiliki arti yang sama? Atau apakah kata ‘kebudayaan’ merupakan kata turunan ‘budaya’? Yuk, simak ulasannya lebih lanjut.

Seputar Kebudayaan

budaya

budaya

Menurut Prof. Dr. Koentjoroningrat, kebudayaan adalah kumpulan gagasan, hasil karya, dan tindakan manusia yang diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat. Bisa dikatakan bahwa hampir semua tindakan yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari tergolong sebagai implementasi dari kebudayaan karena cuman sedikit tindakan yang didasarkan pada respon refleks, naluri, dan tindakan di luar rencana akibat proses atau hasil fisiologi, atau tindakan yang dilakukan akibat rasa takut.

Berbeda dengan pendapat Prof. Dr. Koentjoroningrat, Ki Hajar Dewantara mengartikan kebudayaan sebagai buah dari budi pekerti manusia atau hasil perbuatan manusia terhadap alam dan zaman. Berkat memiliki akal dan budi, manusia mampu mengatasi tantangan-tantangan dan juga kesulitan hidup hingga tercapai kebahagiaan dan keselamatan hidup yang kemudian pada akhirnya lahirlah tatanan kehidupan manusia yang damai dan tertib.

Malinowski mendefinisikan kebudayaan sebagai suatu sistem kebutuhan manusia. Setiap tingkat kebutuhan kemudian menciptakan corak budaya yang sangat khas. Sebagai contoh, agar terpenuhi kebutuhan akan keselamatan, timbulah kebudayaan yang berupa perlindungan yang diaplikasikan dengan membentuk suatu lembaga kemasyarakatan.

E.B. Taylor mengartikan kebudayaan sebagai suatu kesatuan atau hubungan kompleks yang terdiri dari kepercayaan, pengetahuan, susila, kesenian, adat istiadat, dan hukum yang didapatkan oleh seseorang dalam ruang lingkup kehidupan masyarakat.

Dari sejumlah pengertian budaya dan kebudayaan dapat disimpulkan bahwa budaya dan kebudayaan sangat berbeda. Budaya sendiri merupakan rasa, cipta, dan karya, serta karsa yang dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat, sedangkan kebudayaan adalah hasil dari rasa, karsa, karya, dan cipta masyarakat.

Apa Hubungannya Antara Budaya, Kebudayaan, dan Sejarah?

sejarah militer indonesia

sejarah militer indonesia

Baik budaya dan kebudayaan adalah salah satu bagian dari sejarah. Tanpa adanya sejarah kebudayaan atau budaya, kita tidak akan pernah mengetahui asal atau awal kita muncul serta perkembangannya. Sejarah perkembangan Hindu dan Budaya di Indonesia. misalnya dengan mempelajari sejarah tentang Hindu dan Budha di Indonesia, kita menjadi tahu bagaimana kedua agama tersebut pertama kali muncul dan berkembang di Tanah Air. Demikian juga dengan budaya Islam dan perkembangannya di Indonesia.

Baca juga  : Legenda dibalik Gunung Tangkuban Perahu

Kategori Kebudayaan Berdasarkan Roy T. Cogdell dan K.S. Sitaram

Terdapat 5 kategori kebudayaan dunia, menurut Roy T. Cogdell dan K.S. Sitaram. Kelima kebudayaan tersebut, yaitu:

  • Kebudayaan Islam
  • Kebudayaan Afrika
  • Kebudayaan African-American (Kulit Hitam Amerika )
  • Kebudayaan Timur (didominasi oleh Hindu dan Budha)
  • Kebudayaan Barat (kebudayaan yang berasal dari suku Kaukasia di Eropa dan Amerika)

Apa Saja Ciri-Ciri Budaya?

Ciri-ciri budaya, antara lain :

  • Budaya bukanlah hasil bawaan, melainkan sesuatu yang dipelajari
  • Budaya dapat disebarkan dari satu orang ke orang lain, kelompok ke kelompok lain, atau dari satu generasi ke generasi lain
  • budaya sifatnya dinamis, artinya bahwa suatu budaya dapat berubah dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman
  • budaya sifatnya selektif, artinya bahwa budaya merepresentasikan pola perilaku dan pengalaman individu yang jumlahnya terbatas
  • unsur-unsur budaya tentunya saling berkaitan
  • adanya sifat etnosentrik, yaitu anggapan bahwa budaya sendiri adalah budaya yang terbaik bila dibandingkan dengan budaya-budaya lain.

Unsur-Unsur Budaya

Menurut Melville J. Herkovits, unsur budaya ada 4 macam, yaitu:

  • teknologi
  • sistem ekonomi
  • politik
  • keluarga

Sedangkan menurut Bronislaw Malinowski, terdapat 4 unsur budaya, yaitu:

  • norma sosial yang dapat memungkinkan masyarakat saling bekerjasama untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan
  • organisasi ekonomi
  • lembaga, alat, dan aparat yang turut mendukung perkembangan budaya
  • politik atau kekuatan organisasi

Kluckhohn membagi unsur budaya menjadi 7, yaitu:

  • sistem kepercayaan atau religi
  • sistem profesi atau mata pencaharian
  • sistem kesenian
  • sistem peralatan dan teknologi
  • sistem pengetahuan
  • bahasa
  • sejarah

Namun secara umum, terdapat beberapa unsur budaya yang saling berkaitan, yaitu:

  • perilaku-perilaku tertentu pada individu, masyarakat, dan kelompok masyarakat lainnya yang lebih besar
  • gaya berpakaian
  • kebiasaan individu, masyarakat, kelompok masyarakat, dan kelompok yang lebih besar lainnya
  • adat istiadat
  • kepercayaan
  • tradisi

Fungsi Kebudayaan

Fungsi budaya bagi kita yaitu sebagai sarana untuk dapat mempelajari warisan pendahulu kita agar kemudian bisa menyeleksi mana kebudayaan yang layak untuk terus dipertahankan dan dikembangkan dan kebudayaan mana saja yang seharusnya diperbaharui atau bahkan ditinggalkan.

Karena sifat budaya itu dinamis, nantinya kita akan mengetahui budaya mana saja yang akan tersisihkan, bertahan, dan bahkan berkembang. Berkembangnya suatu budaya sangat dipengaruhi oleh kekuatan budaya itu sendiri serta intentsitas interaksi budaya tersebut dengan budaya-budaya lain. Budaya yang lemah atau minoritas umumnya sering didukung oleh budaya lain yang jauh lebih kuat dan dominan. Alhasil, budaya yang tadinya minoritas dan lemah tersebut akan cepat berubah karena mendapat pengaruh dari budaya besar yang menguasainya. Contoh nyatanya adalah budaya Indonesia yang begitu mudah terpengaruh oleh budaya Barat. Sebaliknya, budaya yang terbatas interaksinya dengan budaya-budaya lain cenderung lambat berkembang dan berubah.

Share Yuk :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *