9 Tradisi Menyapa yang Diambil Dari Seluruh Dunia

tradisi-menyapa

Menyapa sudah menjadi tradisi umum di seluruh dunia yang dilakukan semua orang sebagai ucapan salam. Tentu saja, menyapa telah menjadi salah satu tata krama dalam interaksi sosial di negara kita.

Indonesia biasanya memiliki kebiasaan menyapa ketika bertemu dengan teman baru, teman lama, ataupun sanak saudara. Namun jika melihat berbagai negara didunia, beberapa diantara mereka ada yang memiliki sapaan unik yang akan membuat kamu kaget. Mau tau apa saja?

9 Tradisi Menyapa Dari Seluruh Dunia :

1. Bersalaman

bersalaman

bersalaman

Point pertama adalah sapaan yang sangat-sangat biasa. Yup, bersalaman.

Pasti hal ini sering kamu lihat dikehidupan sehari-hari. Itulah salah satu cara orang-orang Indonesia memperkenalkan diri atau menyapa.

Hal ini sudah umum dan sudah tidak asing lagi terjadi dikehidupan sehari-hari.

Selain digunakan untuk menyapa seseorang, biasanya tradisi ini akan kamu gunakan ketika sedang interview, memperkenalkan diri, bertemu saudara atau keluarga.

2. Cium Pipi

cium-pipi

cium-pipi

Pernah melihat film Barat yang saling cium pipi ketika bertemu? Nah, inilah salah satu cara menyapa mereka.

Cium pipi pun sebagai tanda bahwa orang itu senang berkenalan dengan lawan bicaranya. Hal ini dijadikan Culture budaya Barat sebagai sapaan.

Lain halnya dengan budaya Indonesia ya guys. Disini budaya cium pipi hanya digunakan oleh sebagian wanita.

3. Menangkupkan Telapak Tangan

menangkupkan-telapak-tangan

menangkupkan-telapak-tangan

Pernah melakukan hal ini pada seseorang?

Saya pernah, hal itu saya lakukan jika seseorang yang akan disalami berada jauh dan tidak memungkinkan untuk didekati.

Inipun menjadi salah satu cara menyapa orang Indonesia

Namun lain halnya untuk orang-orang Nepal atau India. Mau dekat atau jauh, mereka akan mencangkupkan tangan saja.

Adapun yang sambil membungkukan badan, hal mengartikan ucapan selamat datang atau ucapan “saya menghormati anda”

Ternyata tradisi ini pun berlaku di Thailand, ketika bersalaman mereka akan mengatupkan tangan hingga menyentuh hidung sambil mengucapkan “sawadee krap” atau “sawadee ka” dalam keadaan lutut ditekuk sedikit.

4. Bow/Membungkukan Badan

membungkukkan-badan

membungkukkan-badan

Bow atau membungkukan badan, cara menyapa yang biasa dilakukan oleh masyarakat Jepang dan Korea.

Biasanya cara ini dilakukan untuk menyapa orang yang lebih tua, namun karena Jepang sangat kental dengan sopan santunnya, patokan umur sudah tidak jadi masalah.

Mereka akan membungkukan badan untuk memperkenalkan diri, untuk ucapan berterima kasih dan ucapan selamat tinggal.

Terkadang, orang Indonesia lakukan hal ini lho. Ya, wajar sih… budaya Jepang yang sangat kental seolah menghipnotis dunia.

5. Bertepuk Tangan

bertepuk-tangan

bertepuk-tangan

Sekarang masuk ke cara menyapa yang yang terbilang aneh.

Ya, tepuk tangan. Hal ini dilakukan oleh masyarakat Zimbabwe. Mereka akan bertepuk tangan sebagai ungkapan halo dan selamat tinggal.

Konon disana bila tepuk tangannya dengan ketukan lebih cepat maka artinya berterima kasih.

 

Baca juga : 9 Warisan Budaya Indonesia yang Akan Selalu Dikenal Dunia

6. Mengucapkan “wawawa”

mengucapkan-wa-wa-wa

mengucapkan-wa-wa-wa

Ternyata suku Dani dari Papua menjadi salah satu yang memiliki tradisi menyapa yang aneh.

Mereka akan berjabat tangan layaknya salaman sambil mengucapkan “wa wa wa”. Sepertinya kata itu hanya simbolik saja yang diartikan selamat datang dan terima kasih.

Uniknya mereka akan mengajarkan orang asing untuk belajar menyapa ala mereka. Bagus ya? Selain untuk sopan santun, untuk ilmu juga.

 

7. Hongi/Kunik Atau Menggosok-Gosokkan Hidung

menggosokan-hidung

menggosokan-hidung

Mengapa saya satukan Hongi dengan Kunik bersamaan? Pasalnya, cara menyapanya sama saja.

Hongi yaitu tradisi bersalaman dengan cara menggosokan hidung ke hidung lawan. Tradisi ini dilakukan oleh suku Maori di Selandia Baru. Menurutnya cara ini adalah salah satu cara agar mereka bisa bertukar nafas dengan cara itu suku Maori akan menganggap lawannya sebagai salah satu suku mereka.

Kunik juga termasuk cara menyapa yang hampir sama dengan Hongi, mereka akan menggosok-gosokan ujung hidup pada lawan sebagai tanda kasih sayang. Cara ini dilakukan oleh penduduk Alaska yang biasa kita sebut Eskimo. Kebiasaan ini dilakukan juga oleh laki-laki di Arab dalam berbagai pertemuan menandakan mereka bersahabat.

8. Menjulurkan Lidah

menjulurkan-lidah

menjulurkan-lidah

Bila di Indonesia menjulurkan lidah adalah cara mengejek orang. Lain halnya dengan warga Tibet, menjulurkan lidah dilakukan sebagai tanda perkenalan dan menyapa.

Jadi jika kamu bermain ke Tibet, jangan tersinggung ya kalau-kalau ada orang yang menjulurkan lidah.

Menurutnya menjulurkan lidah itu salah satu cara membuktikan bahwa kamu bukan reinkarnasi raja lalim, raja yang sangat jahat. Konon menurut warga Tibet, raja Lalim memiliki lidah berwarna hitam.

9. Meludah

meludah

meludah

Jika di Indonesia cara ini dianggap penghinaan, namun ternyata ada beberapa negara di Kenya dan Tanzania yang melakukan tradisi tersebut.

Jadi, kalau kamu bergaul dengan Suku Massai, siap-siap ya untuk saling meludah itu cara menyapa antar teman.

Tidak diketahui silsilahnya, tradisi ini ada secara turun menurun dan masih bertahan hingga sekarang.

Share Yuk :

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *